Sosok Nona, Owner di Bulukumba yang Jadi Korban dalam Kasus Perselingkuhan Dikenal Aktif Memberi Donasi

Di tengah isu viral di Bulukumba, owner toko yang dikenal sebagai Nona disebut dermawan. Warga ungkap pengalaman menerima donasi Rp10 juta.

 

Owner toko yang akrab disapa Nona saat menyerahkan bantuan kepada warga, sebagaimana diunggah akun Facebook Masrah.

Bulukumba, Lontara Today - Di tengah sorotan publik terhadap kasus yang menyeret nama seorang owner toko di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, muncul sejumlah kesaksian masyarakat yang menyoroti sisi kemanusiaan dari sosok tersebut.

Owner toko yang akrab disapa Nona itu disebut sebagai pribadi yang dermawan dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Hal ini diungkapkan oleh seorang warga melalui unggahan di media sosial Facebook dengan akun bernama Masrah.

Dalam unggahannya, Masrah menceritakan pengalaman pribadi saat menerima bantuan langsung dari Nona untuk kepentingan sosial. Ia mengaku menjadi salah satu saksi atas kebaikan yang selama ini dikenal oleh sebagian masyarakat.

"Kalau orang berkata Nona owner toko Ike itu makacoa Yah itu betul... saya adalah salah satu saksi dari kata itu."

Masrah menjelaskan bahwa dirinya dihubungi oleh pihak terkait untuk mengambil bantuan secara langsung ke toko. Ia bahkan sempat merasa ragu sebelum datang, namun mendapatkan sambutan yang hangat setibanya di lokasi.

"Seminggu sebelum memasuki bulan Ramadhan sy mendapat telpon dari salah satu orang tua santri bahwa owner toko Ike akan memberi sumbangan dengan syarat Bendahara yang langsung menjemput karena beliau tidak mau main transfer,"

"Maka berangkatlah saya ke Toko itu dengan harap2 cemas karena berpikir seorang Ci*a ini mau menyumbang...."

Menurutnya, Nona menyambut dengan baik dan bahkan menghentikan aktivitas toko sejenak sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang datang.

"Sesampai di toko saya disambut baik oleh Nona diperlakukan istimewa bahkan beliau memerintahkan kepada karyawannya untuk menghentikan kegiatan sejenak karena kedatangan tamu katanya, telpon transaksi yang masuk dia tolak "Mohon maaf sebentar kita menelpon karena saya ada tamu" kata beliau saat mengangkat telpon masuk."

Masrah juga mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan tidak dalam jumlah kecil. Donasi tersebut digunakan untuk kepentingan pembangunan fasilitas pendidikan keagamaan.

"Alhamdulillah beliau memberikan uang sejumlah Rp10.000.000 untuk pembebasan lahan pondok pesantren Al-Ikhwan Borongjatie. Kagum dan haruku saat kuterima uang itu, seorang owner yang kl didengar gaya bicaranya saat di toko (taulah yang sering belanja disana) bisa semudah itu memberi...."

Ia pun menutup unggahannya dengan doa dan harapan agar kebaikan tersebut mendapat balasan yang setimpal.

"Semakin sukseski Nona, ada hal baik yang menanti insyaAllah"

Kesaksian ini menjadi salah satu potret yang menunjukkan bahwa di balik isu yang berkembang di ruang publik, terdapat sisi lain dari sosok yang kini tengah menjadi perhatian. Sejumlah warga pun mulai menyampaikan pengalaman serupa, yang menyoroti kontribusi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Hingga kini, perbincangan terkait kasus yang viral tersebut masih terus berkembang di media sosial. Namun, munculnya berbagai kesaksian dari masyarakat turut memperkaya sudut pandang publik terhadap sosok yang bersangkutan.

Jurnalis & Pengelola Lontara Today...

Anda mungkin menyukai postingan ini