Berita Terbaru

Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Yayasan Formasita Luncurkan Program Beasiswa Pemuda Perubahan

Yayasan Formasita meluncurkan Beasiswa Pemuda Perubahan (BPP) di Hari Kebangkitan Nasional untuk memperluas akses pendidikan generasi muda Indonesia.

 

Ketua Yayasan Formasita, Andi Nur Jayadi

Makassar, Lontara Today - Bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026, Yayasan Forum Mahasiswa Beasiswa Aspirasi Tamsil Linrung (Formasita) resmi meluncurkan program Beasiswa Pemuda Perubahan (BPP), Rabu (20/5/2026). Program tersebut dihadirkan sebagai upaya memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan pemerataan kesempatan belajar bagi generasi muda di berbagai daerah di Indonesia.

Peluncuran program BPP disebut menjadi simbol kebangkitan semangat generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman melalui pendidikan yang inklusif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Yayasan Formasita menilai pendidikan masih menjadi fondasi penting dalam mendorong perubahan sosial serta mencetak sumber daya manusia unggul menuju masa depan bangsa.

Ketua Yayasan Formasita, Andi Nur Jayadi, menjelaskan bahwa program Beasiswa Pemuda Perubahan (BPP) dirancang sebagai jembatan antara masyarakat dengan berbagai program bantuan pendidikan yang telah disiapkan pemerintah maupun lembaga terkait.

“Di tengah keterbatasan jangkauan program pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat, Yayasan Formasita hadir untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat tersalurkan. Kami ingin mengawal program-program pendidikan nasional agar benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Jayadi.

Menurutnya, masih banyak pelajar dan mahasiswa yang memiliki keterbatasan informasi maupun akses dalam memperoleh program pembiayaan pendidikan. Karena itu, kehadiran BPP diharapkan dapat menjadi wadah pendampingan sekaligus pusat informasi bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

Baca Juga: Fenomena Baru di Dunia Teknologi: Chatbot AI Disebut Mulai Bentuk "Serikat Buruh"

Tiga Skema Pembiayaan Pendidikan

Dalam pelaksanaannya, program BPP menawarkan tiga skema pembiayaan utama yang mencakup Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), serta Beasiswa Formasita.

Penerima program nantinya tidak hanya mendapatkan dukungan finansial berupa pembiayaan pendidikan dan bantuan biaya hidup, tetapi juga pendampingan berkelanjutan melalui kegiatan coaching dan mentoring secara rutin.

Skema tersebut, menurut yayasan, dirancang agar penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan dana pendidikan, tetapi juga memiliki kesiapan akademik dan pengembangan kapasitas diri.

Di sisi lain, program ini juga diposisikan sebagai pusat inkubasi dan pendampingan generasi muda dalam mengakses peluang pendidikan yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pendampingan Menuju Beasiswa Nasional hingga Internasional

Selain mendampingi proses administrasi pendidikan, BPP juga memfasilitasi peserta dalam mempersiapkan seleksi berbagai program beasiswa kompetitif.

Beberapa program yang menjadi fokus pendampingan di antaranya Beasiswa LPDP, Beasiswa Unggulan (BU), Beasiswa PMDSU, hingga berbagai skema bantuan pendidikan lainnya.

Yayasan Formasita menyebut peserta nantinya dapat memperoleh layanan pusat informasi, konsultasi pendidikan, hingga dukungan berupa surat rekomendasi yang dibutuhkan dalam proses pendaftaran beasiswa.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya memperbesar peluang kelulusan peserta sekaligus menjawab tantangan masih terbatasnya akses informasi pendidikan di sejumlah daerah.

Bagi sebagian pelajar maupun mahasiswa, minimnya informasi kerap menjadi kendala utama dalam mengakses program bantuan pendidikan, meskipun peluang sebenarnya tersedia cukup luas.

Baca Juga: Diduga Lompat dari Gedung Fakultas Teknik, Mahasiswi Unhas Angkatan 2024 Meninggal

Momentum Hari Kebangkitan Nasional

Pemilihan momentum Hari Kebangkitan Nasional untuk peluncuran program ini juga disebut bukan tanpa alasan.

Yayasan Formasita menilai peringatan Harkitnas seharusnya tidak hanya dipahami sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi pengingat pentingnya membangkitkan optimisme generasi muda melalui peningkatan akses pendidikan.

“Hari Kebangkitan Nasional adalah momentum untuk membangkitkan optimisme generasi muda. BPP hadir untuk memastikan tidak ada lagi anak muda yang gagal meraih mimpi hanya karena kendala ekonomi atau minimnya informasi. Program beasiswa yang disediakan negara harus tepat sasaran, dan Formasita berkomitmen penuh untuk memastikan hal itu,” tegas Jayadi.

Di tengah persaingan global dan tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses pendidikan dinilai menjadi salah satu aspek strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Melalui peluncuran Beasiswa Pemuda Perubahan, Yayasan Formasita berharap dapat melahirkan generasi muda yang unggul, berdaya saing, sekaligus memiliki kepedulian sosial terhadap pembangunan bangsa.

Masyarakat yang ingin mengetahui syarat maupun mekanisme pendaftaran program tersebut dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui kanal resmi linktr.ee/BPPFormasita.

Peluncuran BPP menjadi langkah awal Yayasan Formasita dalam memperluas jangkauan pendampingan pendidikan di Indonesia. Dengan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada bantuan biaya, tetapi juga pembinaan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk mengakses pendidikan berkualitas.

Jurnalis & Founder IFN Media Group...

Anda mungkin menyukai postingan ini