Berita Terbaru

Bosowa Peduli Gelar Coaching Clinic Al-Fatihah untuk 500 Imam Masjid di Makassar

Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar menggelar coaching clinic tahsin Al-Fatihah bagi 500 imam masjid guna meningkatkan kualitas bacaan salat di Makassar

 

Wali Kota Munafri Arifuddin bersama tokoh agama, narasumber, dan ratusan imam masjid berfoto bersama usai kegiatan Coaching Clinic Al-Fatihah yang digelar Bosowa Peduli dan Pemerintah Kota Makassar di Masjid Agung 45.


Makassar, Lontara Today - Sebanyak 500 imam masjid dari berbagai wilayah di Kota Makassar mengikuti kegiatan Coaching Clinic Imam Rawatib yang digelar oleh Bosowa Peduli bersama Pemerintah Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Agung 45 dan difokuskan pada peningkatan kualitas pelafalan Surah Al-Fatihah melalui pembelajaran tahsin.

Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas ibadah umat, mengingat Surah Al-Fatihah merupakan rukun utama dalam salat yang harus dibaca dengan benar sesuai kaidah tajwid.

Untuk memastikan standar pembelajaran yang baik, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yakni Syekh Abdul Aziz Al Areqi, imam asal Yaman, serta Muammar Bakry yang merupakan Imam Besar Masjid Al Markaz Al Islami.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran imam dalam menjaga kualitas ibadah umat.

"Kenapa ini menjadi penting? Karena kita tahu bersama bahwa Al-Fatihah adalah rukun dalam salat kita. Salat tidak sah kalau Al-Fatihahnya tidak benar. Oleh karena itu, kita ingin semua imam masjid yang ada di Kota Makassar ini memiliki standar bacaan yang baik dan benar sesuai dengan kaidah tajwid dan tahsin," tegas Munafri.

Ia juga menyebut kehadiran pakar internasional dan nasional menjadi kesempatan berharga bagi para imam untuk memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an mereka.

"Kita menghadirkan Syekh dari Yaman dan juga guru kita Prof. Muammar Bakry agar para imam kita bisa langsung mengoreksi jika masih ada kekeliruan, sehingga kualitas ibadah berjamaah di masjid-masjid kita semakin sempurna dan khusyuk."

Selain pelatihan, Bosowa Peduli juga memberikan apresiasi kepada para imam melalui penyerahan bantuan Paket Pangan Ramadan dan Paket Buka Puasa.

Head of Bosowa Peduli, Hafit Timor Mas’ud, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian lembaga terhadap para imam yang selama ini berperan penting dalam pelayanan keagamaan masyarakat.

"Kami ingin memuliakan para imam, tidak hanya dari sisi peningkatan kapasitas ilmunya, tetapi juga memberikan dukungan sosial agar mereka dapat menjalankan tugas dengan tenang selama bulan Ramadan ini," ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Bosowa Peduli, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem religi di Makassar serta menjadikan masjid sebagai pusat ibadah yang berkualitas dan berstandar baik.

Jurnalis & Pengelola Lontara Today...

Anda mungkin menyukai postingan ini