Berita Terbaru

LHKPN Sekda Gowa Jadi Sorotan, Harta Bersih Rp99,6 Juta dan Tak Tercatat Miliki Mobil Pribadi

LHKPN Sekda Gowa Andy Azis Peter jadi sorotan usai total kekayaan bersih yang dilaporkan ke KPK pada 2024 tercatat Rp99,6 juta.

 

Foto: Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H. Andy Azis Peter. (Dok/Pemkab Gowa)



Gowa, Lontara Today - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H. Andy Azis Peter, SH., M.Si., menjadi sorotan publik setelah total kekayaan bersih yang dilaporkan hanya sebesar Rp99.630.682.

Angka tersebut tercantum dalam LHKPN periodik Tahun 2024 yang diumumkan melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan telah berstatus verifikasi administratif lengkap.

Berdasarkan data yang dipublikasikan, total aset Andy Azis Peter tercatat sebesar Rp448.190.875. Namun jumlah itu berkurang signifikan setelah dikurangi kewajiban atau utang sebesar Rp348.560.193. Dengan demikian, total kekayaan bersih yang tercatat dalam laporan tersebut hanya menyisakan Rp99,6 juta.

Besaran kekayaan bersih itu kemudian memunculkan perhatian publik, terutama karena Andy Azis Peter saat ini menempati jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, posisi birokrasi tertinggi di tingkat kabupaten yang memiliki peran sentral dalam koordinasi pemerintahan daerah.

Sorotan terhadap laporan tersebut tidak lepas dari rekam jejak jabatan yang pernah diemban Andy Azis Peter di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa. Sebelum menjabat Sekretaris Daerah pada 2024, ia diketahui lebih dulu menduduki jabatan Inspektur Daerah Kabupaten Gowa pada periode 2022 hingga 2024.

Sebelum itu, Andy Azis Peter juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Gowa pada periode 2020 hingga 2022.

Riwayat jabatan itu membuat nilai kekayaan yang dilaporkan dinilai relatif kecil oleh sebagian publik, terlebih jika dibandingkan dengan posisi dan pengalaman birokrasi yang telah dijalani selama beberapa tahun terakhir.

Dalam laporan yang sama, komposisi harta kekayaan Andy Azis Peter juga menjadi perhatian. Pada kategori alat transportasi dan mesin, misalnya, hanya tercatat satu unit kendaraan berupa sepeda motor Yamaha MX King tahun 2017 senilai Rp27 juta.

Tidak terdapat mobil pribadi maupun kendaraan roda empat lainnya yang tercantum dalam laporan tersebut.

Ketiadaan kendaraan roda empat dalam LHKPN itu turut menjadi sorotan, mengingat pejabat dengan posisi strategis di tingkat kabupaten umumnya memiliki aset transportasi yang lebih besar dalam laporan kekayaannya.

Selain itu, nilai total aset yang tercatat juga terbilang tidak terlalu besar untuk ukuran pejabat eselon tinggi. Dari total aset sebesar Rp448,1 juta, porsi terbesar justru tergerus oleh kewajiban berupa utang yang nilainya mencapai Rp348,5 juta.

Komposisi itu membuat total kekayaan bersih yang tersisa menjadi jauh lebih kecil dibanding nilai aset keseluruhan.


Editorial - Baca Selengkapnya: Makassar dan Malam yang Tak Lagi Aman 

 

Secara administratif, laporan tersebut telah dinyatakan lengkap oleh KPK. Artinya, dokumen LHKPN yang disampaikan telah memenuhi unsur pelaporan sebagaimana ketentuan administratif yang berlaku dalam sistem pelaporan kekayaan penyelenggara negara.

Meski demikian, status verifikasi administratif lengkap tidak serta-merta menghentikan perhatian publik terhadap isi laporan, khususnya terkait besaran harta bersih yang dinilai cukup minim untuk pejabat dengan jabatan strategis di lingkup pemerintahan daerah.

Andy Azis Peter sendiri diketahui lahir di Sungguminasa pada 1972. Ia menempuh pendidikan Sarjana (S1) Ilmu Hukum di Universitas Muslim Indonesia, lalu melanjutkan pendidikan Magister (S2) Administrasi Pemerintahan Daerah di Universitas Indonesia Timur.

Riwayat pendidikan dan jabatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu pejabat senior di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.

LHKPN merupakan instrumen pelaporan resmi yang digunakan untuk mencatat dan memantau kekayaan penyelenggara negara sebagai bagian dari transparansi publik. Data tersebut secara berkala dipublikasikan melalui KPK dan dapat diakses masyarakat.

Dalam konteks ini, perhatian publik terhadap LHKPN pejabat daerah menjadi bagian dari kontrol sosial terhadap transparansi dan akuntabilitas penyelenggara pemerintahan.

Hingga laporan tersebut dipublikasikan, data kekayaan Andy Azis Peter masih tercatat sebagaimana yang diumumkan dalam LHKPN periodik Tahun 2024 oleh KPK dengan status verifikasi administratif lengkap.

Jurnalis & Founder IFN Media Group...

Anda mungkin menyukai postingan ini