Lontara Data: 5 Wilayah dengan Indikator Biaya Hidup Tertinggi di Sulsel, Parepare Nomor 1

Parepare mencatat indikator biaya hidup tertinggi di Sulawesi Selatan berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) BPS.


Lontara Data -  Kota Parepare menempati posisi pertama sebagai wilayah dengan indikator biaya hidup tertinggi di Sulawesi Selatan berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan untuk periode Desember 2025.

Dalam publikasi tersebut, Parepare mencatat nilai IHK sebesar 110,69, lebih tinggi dibandingkan empat wilayah lainnya yang menjadi kota penghitungan IHK di Sulawesi Selatan. Perlu dipahami, istilah indikator biaya hidup dalam artikel ini mengacu pada nilai IHK yang digunakan BPS untuk mengukur perubahan tingkat harga barang dan jasa, bukan ukuran langsung biaya hidup masyarakat.

Parepare Puncaki Daftar

Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Provinsi Sulawesi Selatan yang dirilis pada 5 Januari 2026, berikut lima wilayah dengan nilai IHK tertinggi di Sulawesi Selatan:

Peringkat Wilayah Nilai IHK
1 Parepare 110,69
2 Makassar 109,48
3 Palopo 108,62
4 Bulukumba 108,52
5 Watampone (Kabupaten Bone) 108,20

Sumber: Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Desember 2025.


Makassar Berada di Posisi Kedua

Makassar yang merupakan pusat pemerintahan dan ekonomi Sulawesi Selatan berada di urutan kedua dengan nilai IHK 109,48. Sementara itu, Palopo, Bulukumba, dan Watampone melengkapi daftar lima wilayah yang menjadi lokasi penghitungan IHK oleh BPS di provinsi ini.

Data tersebut menunjukkan adanya perbedaan tingkat harga barang dan jasa di masing-masing wilayah, yang kemudian menjadi dasar dalam penghitungan inflasi.

Apa Itu Indeks Harga Konsumen?

Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan indikator statistik yang menggambarkan perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga dari waktu ke waktu. IHK menjadi acuan utama BPS dalam menghitung inflasi, sehingga sering digunakan untuk melihat perkembangan tingkat harga di suatu wilayah.

Karena itu, nilai IHK yang lebih tinggi tidak serta-merta berarti masyarakat di wilayah tersebut memiliki biaya hidup paling mahal. Nilai tersebut menunjukkan posisi indeks harga berdasarkan metodologi penghitungan yang digunakan BPS.

Mengapa Watampone Masuk Daftar?

Dalam publikasi resmi BPS, Watampone digunakan sebagai kota IHK yang mewakili Kabupaten Bone. Oleh karena itu, penyebutan Watampone pada daftar ini mengikuti nomenklatur resmi yang digunakan BPS dalam penghitungan Indeks Harga Konsumen.

Melalui rubrik Lontara Data, Lontara Today menyajikan informasi berbasis data resmi pemerintah agar masyarakat dapat memahami berbagai indikator sosial dan ekonomi secara lebih utuh, akurat, dan mudah dipahami.

Sumber: Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Sulawesi Selatan Perkembangan Indeks Harga Konsumen Provinsi Sulawesi Selatan Desember 2025, dirilis 5 Januari 2026.


Jurnalis & Founder IFN Media Group...

Anda mungkin menyukai postingan ini