Perempuan Penagih Pinjaman Jadi Korban Penganiayaan Nasabah di Bulukumba
Seorang karyawati PNM Mekar menjadi korban penganiayaan saat menagih pinjaman di Bulukumba. Peristiwa ini menuai keprihatinan publik dan sorotan luas.
![]() |
| Foto Korban yang Menjalani Perawatan Media (dok/Facebook Afri Lahia) |
Peristiwa itu terjadi saat S-U mendatangi rumah seorang nasabah untuk menagih pinjaman. Namun situasi berubah tegang ketika anak dari nasabah tersebut, yang diketahui berjenis kelamin laki-laki, secara tiba-tiba melakukan tindakan kekerasan terhadap korban. Penganiayaan berlangsung singkat namun menyebabkan korban terkapar dan membutuhkan penanganan medis.
Baca Juga:
Aliansi Mahasiswa & Pemuda Takalar-Jeneponto Pertanyakan Tindak Lanjut Laporan Dugaan Pelanggaran Moral di DPRD TakalarEmpat Masjid di Pangkep Dibobol Pencuri dalam Tiga Hari, Polisi Selidiki Pelaku
S-U diketahui merupakan karyawan PNM (Permodalan Nasional Madani) Mekar yang sehari-hari bertugas melakukan penagihan di lapangan. Kasus ini menyoroti risiko yang dihadapi petugas lapangan, khususnya perempuan, saat menjalankan tugas profesionalnya.
Dilansir dari unggahan akun Facebook Afri Lahia, peristiwa tersebut menuai keprihatinan publik. Dalam unggahannya, disertakan pula kritik sosial bertajuk, “Yang ditagih lebih sangar ketimbang yang menagih,” sebagai gambaran kerasnya kekerasan yang dialami korban.
