Pria di Pangkep Meninggal Dunia Diduga Tersetrum Listrik Saat Memperbaiki Mesin Air
Seorang pria di Pangkep meninggal dunia diduga tersetrum listrik saat memperbaiki mesin air di rumahnya. Polisi pastikan tidak ada tanda kekerasan
![]() |
| Proses Olah TKP (dok/Viva.co.id) |
Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di tanah di bagian belakang rumah, tepat di dekat mesin air yang biasa digunakan untuk memompa air bersih. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh anak-anak yang melintas di belakang rumah korban ketika hendak berbelanja ke warung di depan rumah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban dan istrinya berencana menggunakan kamar mandi. Namun, air tidak mengalir karena mesin air tidak menyala. Istri korban sempat memeriksa mesin tersebut dengan mengetuk bagian dinamo, namun tidak menemukan adanya kerusakan yang terlihat.
Setelah itu, istri korban menggunakan air tampungan hujan untuk mandi, lalu pergi ke warung depan rumah untuk melayani pembeli. Sementara itu, korban diduga masih berusaha memperbaiki mesin air dalam kondisi kabel listrik masih terhubung ke sumber arus.
Beberapa saat kemudian, anak-anak yang melintas di belakang rumah menemukan korban dalam keadaan tidak sadarkan diri. Mereka segera memanggil istri korban serta warga sekitar untuk meminta pertolongan.
Baca Juga:
Angin Kencang Terjang Maros Baru, 11 Rumah Warga dan Satu Kios Rusak
Pasutri di Bone Ditangkap Polisi Usai Curi ATM Warga, Saldo Korban Terkuras Rp4 Juta
Petugas kepolisian bersama tim Inafis Polres Pangkep yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kematian korban. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Istri korban, Hariani, mengungkapkan bahwa suaminya sempat memperbaiki dinamo mesin air menggunakan obeng sebelum kejadian.
“Dia lagi perbaiki dinamo mesin air. Saya tidak tahu kalau sudah tersetrum di belakang rumah,” kata Hariani, dikutip dari viva.co.id
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga kuat meninggal dunia akibat tersetrum listrik saat memperbaiki dinamo mesin air dalam kondisi masih terhubung dengan arus listrik. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
