Warga Tellu Siattinge Bone Geger, Bayi Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Hasil Aborsi

Penemuan bayi meninggal dunia di Tellu Siattinge, Bone, menggegerkan warga. Aparat desa dan kepolisian turun tangan melakukan penyelidikan.

 

Potret Mayat Bayi yang ditemukan di Bone dan Diduga hasil Praktik Aborsi (dok/ist)

Bone, Lontara Today - Warga Dusun II Mattoanging, Desa Mattoanging, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang bayi dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 12.30 WITA. Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga setempat dan memicu kepanikan di lingkungan permukiman.

Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh warga di sekitar lokasi permukiman. Saat ditemukan, kondisi bayi sudah tidak bernyawa. Berdasarkan informasi awal, bayi tersebut diduga merupakan hasil praktik aborsi. Temuan ini langsung dilaporkan kepada aparat desa dan pihak berwajib untuk ditindaklanjuti.

Salah seorang saksi mata yang berada tidak jauh dari lokasi, Ana (42), mengaku terkejut ketika mengetahui adanya penemuan tersebut. Ia mengatakan, awalnya warga mencurigai adanya sebuah bungkusan yang terlihat mencolok di sekitar lingkungan permukiman.

“Awalnya kami kira hanya sampah, tapi setelah didekati ternyata bayi. Warga langsung panik dan melaporkan kejadian ini ke aparat desa,” ujarnya dikutip dari tribun timur.

Menurut Ana, kondisi di lokasi sempat ramai oleh warga yang berdatangan setelah mengetahui isi bungkusan tersebut. Warga berupaya menjaga jarak sambil menunggu kedatangan aparat desa dan pihak kepolisian untuk memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur.

Baca Juga:

Prabowo Ingin Semua Petugas Haji dari TNI-Polri, DPR Ungkap Alasan Disiplin dan Ketangguhan Fisik

Menkes Ingatkan Perempuan: "Jangan Pilih Cowok Perokok" Ini Alasannya

Tak lama berselang, aparat desa bersama pihak berwajib mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan pengecekan awal serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Area sekitar penemuan bayi pun dipasangi garis pengaman untuk mencegah warga mendekat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi tersebut selanjutnya dievakuasi oleh petugas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Proses identifikasi dan penyelidikan dilakukan guna memastikan penyebab kematian serta mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar kasus serupa yang mengundang keprihatinan masyarakat. Aparat kepolisian diharapkan dapat mengusut tuntas kasus ini agar memberikan kejelasan hukum sekaligus rasa keadilan bagi masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan awal maupun perkembangan penyelidikan. Kasus penemuan bayi meninggal dunia tersebut masih dalam penanganan aparat berwenang.

Jurnalis & Pengelola Lontara Today...

Anda mungkin menyukai postingan ini